Selain makan, setiap hari kita juga minum. Tetapi sudahkah kita minum
dengan benar? Pertanyaan ini penulis lontarkan karena sebetulnya banyak
dari kita yang tidak sadar bahwa minum pun ada caranya. Akhirnya kita
minum dengan seenaknya dan sudah menjadi kebiasaan. Bahkan tak jarang
yang kerap melakukan tanpa tahu dampak negatifnya. Padahal kebiasaan
buruk yang sepele itu bisa berbahaya bagi kesehatan kita.
Karenanya penulis akan mengulas beberapa kebiasaan buruk saat kita
minum. Sehingga kedepannya kita bisa mengevaluasi diri masing-masing
dengan meninggalkan semua kebiasaan buruk tersebut.
1. Minum Hanya Ketika Haus
Organ tubuh kita membutuhkan cairan setiap saat. Mulai dari otak,
anggota gerak, dan seluruh bagian yang lain. Hal itu tidak lain agar
sel-sel dapat bekerja baik sesuai fungsinya masing-masing. Jika tidak
mendapat asupan cairan yang cukup tenti akan berpengaruh juga pada
kinerja organ tubuh. Karena itu kita harus banyak minum air. Dalam
setiap harinya, kita memerlukan 2-4 Liter air. Karena 80% tubuh kita
sendiri terdiri atas cairan. Jadi kita harus minum air putih minimal 2
Liter atau -+8 gelas per hari. Kebutuhan air minum juga dipengaruhi
banyak faktor. Termasuk aktifitas, kondisi tubuh dan lingkungan, dll.
Jika aktifitasnya cukup menguras tenaga maka konsumsi airnya juga perlu
ditambah. Perokok memerlukan tambahan air putih untuk mengurangi dampak
negatif dari zat rokok itu sendiri. Begitu juga untuk seseorang yang
mengkonsumsi obat. Karena ada jenis obat yang bisa menimbulkan
kristalisasi urin. Dengan memperbanyak minum akan meminimalisir hal
tersebut. Namun yang banyak terjadi adalah kita yang jarang bahkan
kurang suka minum. Atau dengan kata lain seseorang minum jika ia
benar-benar merasa haus. Padahal seseorang yang sedang haus, artinya ia
sedang dalam kondisi dehidrasi (kekurangan cairan). Meskipun tingkatan
dehidrasi ringan, tapi hal ini bisa berdampak buruk bagi dirinya.
Kebiasaan seperti inilah yang banyak ditemui. Jadi mulai saat ini kita
harus pandai mengatur waktu untuk minum. Jika dalam waktu -+ 3 jam Anda
belum minum, maka ambillah air minum. Jangan menunggu sampai kehausan.
Jika tidak, ginjal utamanya, dia akan bekerja terlalu berat dan lama
kelamaan organ ini bisa rusak.
2. Minum Sembari Berdiri
Kalau kita melihat berbagai tayangan iklan di televisi, tak jarang sang
bintang iklan memposisikan dirinya meneguk minuman merek tertentu sambil
berdiri. Terlihat cakap memang, tapi hal ini adalah sikap yang salah.
Di dalam tubuh kita ada alat penyaring yang dapat membuka dan menutup.
Saat kita minum air sambil berdiri, alat ini tidak bisa optimal
menyaring cairan yang masuk. Karena itu hendaknya kita minum dengan
posisi duduk. Bahkan dalam hadits, Nabi sudah mengingatkan kita agar
tidak minum sambil berdiri. Ternyata secara medis, memang hal ini
terbukti tidak bagus bagi kesehatan. Dari segi akhlak pun kebiasaan ini
kurang baik.
3. Minum Terlalu Panas atau Terlalu Dingin
Minum air putih sangat dianjurkan. Tetapi kita harus memerhatikan suhu
air tersebut. Jika terlalu panas atau dingin tentu kurang baik.
Sebagaimana kita tahu jika makan/minum terlalu panas atau dingin dapat
menyebabkan kerusakan email gigi. Minum air yang terlalu dingin (es)
juga bisa membuat tubuh lemas. Sebaliknya meminum air yang hangat dapat
membuat tubuh segar dan peredaran darah menjadi lancar. Tetapi untuk
minum air putih biasa secara teratur saja bisa menjadi detoks alami
(mengeluarkan racun) dari tubuh kita. Serta menjaga keseimbangan cairan
dalam tubuh agar tetap sehat dan bugar.
4. Minum Dari Botol Kemasan Bekas
Banyak diantara kita yang suka menyimpan air dalam botol plastik bekas.
Ingat, botol kemasan itu dibuat untuk minuman instan (siap minum). Jadi
botol yang sudah kita minum isinya bisa segera dibuang. Jika kita ingin
memanfaatkannya untuk menyimpan air, maka cuci terlebih dahulu dengan
air mengalir. Karena dikhawatirkan ada sisa zat kimia seperti pengawet
dsb. Di samping itu, botol bekas yang kita gunakan seringkali kita
abaikan kebersihannya. Yang sering terjadi adalah hanya memakai
terus-terusan tanpa mencucinya. Penulis menyarankan agar menggunakan
botol bekas tidak lebih dari 5x pemakaian. Keamanan dan kebersihan air
dalam botol bekas yang kita minum juga tergantung bagaimana kita
menggunakan botol tersebut. Termasuk memerhatikan lamanya waktu dan
penyimpanan.
5. Meneguk Air Berulang-ulang Tanpa Jeda
Pernahkah Anda meneguk air segelas dalam sekejap tanpa jeda? Ya. hal ini
biasanya terjadi saat kita tergesa-gesa atau karena terlalu haus.
Ternyata meneguk air saat minum pun ada caranya. Tak lain hal ini dapat
berpengaruh bagi kesehatan. Sebaiknya kita minum seteguk demi seteguk.
Bukan meminum sekaligus. Karena dikhawatirkan air itu akan tertiup oleh
nafas kita. Menurut penelitian, jika CO2 (karbon dioksida) bereaksi
dengan H2O (air) bisa menjadi racun. Hembusan nafas kita akan secara
otomatis terjadi berselang-seling selama kita meneguk gelas air minum
kita.
6. Meniup Air Minum
Seperti yang telah dijelaskan pada poin 5, tiupan nafas ke dalam makanan
atau minuman sangat tidak dianjurkan. Selain dapat menjadi racun yang
berbahaya, makanan/minuman yang ditiup bisa beresiko terkontaminasi
dengan sejumlah bakteri yang nantinya kita konsumsi. Maka jika kita
makan/minum terlalu panas, sebaiknya menunggunya hingga terasa sedikit
hangat atau dingin. Bukan dengan ditiup-tiup.
7. Minum Banyak Selepas Makan
Mungkin sudah menjadi kebiasaan jika sehabis makan, kita langsung minum.
Padahal kebiasaan kecil ini ternyata kurang baik bagi kesehatan.
Terlebih lagi jika air yang kita minum sangat banyak selepas makan.
Secara medis hal ini tidak diperkenankan mengingat lambung kita sedang
dalam proses mencerna makanan. Alangkah baiknya jika kita minum sebelum
makan. Dan untuk mengatasi rasa ingin minum setelah makan yaitu dengan
meneguk sedikit air saja. Kemudian setelah 30 menit atau 1 jam, barulah
kita minum lagi 1-2 gelas. Hal ini akan dapat membantu membersihkan
organ pencernaan. Selain itu ginjal akan dapat bekerja dengan baik.
8. Minum Berselang-seling Saat Makan
Sebagian orang mengaku senang melakukan hal ini. Tapi sebenarnya makan
sambil minum secara bergantian itu tidak baik lho! Apalagi makanan yang
kita santap bersuhu panas/hangat. Sedangkan minumnya dingin (es). Selain
dapat mengganggu kesehatan gigi, hal ini juga dapat mengganggu
pencernaan kita. Sebaiknya kita menyantap makanan sampai habis terlebih
dahulu. Barulah kita minum secukupnya.
9. Minum Berlebihan/Terlalu Banyak
Pada poin ini, penulis akan menjelaskan sedikit mengenai bahaya minum
yang berlebihan. Ternyata terlalu banyak minum juga tidak baik bagi
tubuh kita. Yang dimaksud di sini adalah mengkonsumsi air sampai >6
Liter sekali teguk. Dan perlu diingat juga bahwa kebutuhan air setiap
orang ada sedikit perbedaan. Tergantung usia, aktifitas, kondisi tubuh,
dll. Namun secara umum kita memerlukan air 2-4 L/hari. Yang pernah
terjadi adalah seseorang yang minum 1 galon air mineral dalam satu
waktu. Bukannya sehat, malah berdampak kematian. Artinya, Makan/minum
yang berlebihan itu tidak baik juga. Tentu ada batasnya. Namun faktanya,
sebagian besar orang sangat jarang mengkonsumsi air secara berlebih.
Yang terjadi adalah sebaliknya yaitu kurang minum. Karenanya, penyuluhan
banyak dilakukan kepada masyarakat untuk banyak mengkonsumsi air putih.
Dimana kita cenderung kurang minum daripada kebanyakan minum.
10. Lupa Berdo'a
Berdoa merupakan sesuatu yang penting. Seperti halnya saat kita hendak
menyantap makanan, ketika akan minum pun demikian. Hayo... pasti
kebanyakan dari kita lupa berdoa saat melakukan sesuatu. Karena itu coba
biasakan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum dan sesudah minum agar
air yang masuk ke tubuh kita menjadi berkah. Selain itu, orang yang
senantiasa berdoa akan memiliki rasa syukur dengan mengingat Tuhannya.
Maka hal positif ini akan membawa kebaikan jasmani dan rohani seseorang.
Penulis mendapatkan informasi dari berbagai sumber. Kemudian menjabarkan
dengan sederhana tentang kebiasaan buruk yang sering kita lakukan
selama minum. Setelah membaca artikel ini, diharapkan agar kita bijak
dalam mengkonsumsi air putih dengan meninggalkan kebiasaan buruk di
atas. Dan sebagai penutup, tak lupa juga saya meminta maaf jika ada
kekurangan dan kesalahan. Semoga artikel ini bermanfaat. :-)

Komentar
Posting Komentar